HAYYU MEDIA
Media rekomendasi terpercaya

Jika kamu bener2 ketakutan dengan photo2 ini berarti kamu mengidap thalassophobia

10

Thalassophobia adalah jenis fobia spesifik yang melibatkan rasa takut yang terus-menerus dan intens terhadap perairan luas dan dalam seperti lautan dan samudera. Apa yang membuat fobia ini berbeda dari aquaphobia, atau ketakutan akan air?

Jika aquaphobia melibatkan rasa takut akan air itu sendiri, thalassophobia berpusat pada badan air yang tampak luas, gelap, dalam, dan berbahaya. Pengidap thalassophobia tak sekadar takut pada air yang luas dan dalam, tetapi juga pada apa yang bersembunyi di bawah permukaannya.

Istilah thalassophobia berasal dari bahasa Yunani “thalassa” yang berarti laut, dan “phobos” yang berarti ketakutan. Menurut National Institute of Mental Health (NIMH), fobia adalah jenis penyakit mental yang paling umum di Amerika Serikat. Sementara fobia spesifik cukup umum di antara populasi umum, tidak diketahui berapa banyak orang yang mengidap thalassophobia.

Tanda dan Gejala Thalassophobia

Sama halnya seperti jenis fobia lain, thalassophobia juga dapat memicu gejala kecemasan dan ketakutan fisik, serta emosional. Beberapa gejala fisik umum thalassophobia meliputi:

  • Pusing.
  • Sakit kepala ringan.
  • Mual.
  • Jantung berdebar kencang.
  • Napas cepat.
  • Sesak napas.
  • Berkeringat.

Sementara itu, gejala emosional dapat meliputi:

  • Menjadi kewalahan.
  • Perasaan cemas.
  • Merasa terpisah dari situasi.
  • Memiliki rasa takut ada malapetaka yang akan segera terjadi.
  • Merasa perlu segera melarikan diri.
  • Respons rasa takut ini dapat terjadi jika bersentuhan langsung dengan laut atau perairan dalam lainnya, seperti naik kapal laut, terbang di atas lautan dengan pesawat, bahkan juga saat menerjang banjir yang cukup dalam. Namun, tidak harus berada di dekat air untuk mengalami gejala.

Bagi sebagian orang, hanya membayangkan perairan luas dan dalam, melihat foto air, atau bahkan melihat kata-kata seperti “lautan” atau “danau” sudah cukup untuk memicu respons. Respons fobia lebih dari sekadar merasa gugup atau cemas.

Bayangkan bagaimana perasaan saat terakhir kali dihadapkan pada sesuatu yang berbahaya. Kamu mungkin mengalami serangkaian reaksi yang mempersiapkan tubuh untuk bertahan dan menghadapi ancaman atau melarikan diri dari bahaya. Seseorang dengan thalassophobia akan mengalami reaksi yang sama bahkan jika responnya di luar proporsi bahaya yang sebenarnya.

Selain gejala fisik ketika bertemu dengan perairan dalam, orang dengan thalassophobia juga akan berusaha keras untuk menghindari berada di dekat atau bahkan harus melihat badan air yang besar. Mereka mungkin mengalami kecemasan antisipatif ketika mereka tahu bahwa mereka akan menghadapi objek ketakutan mereka, seperti merasa sangat gugup sebelum naik kapal feri dan bentuk perjalanan air.

Berikut ini kumpulan photo-photo nya

Gimana udah ketakutan belum saat lihat photo-photo di atas ? serem bukan, untuk yang hanya sekedar ngeri lihat nya sih wajar saja ya temen2, namun buat kamu yang merasakan seperti gejala seperti di atas berarti kamu mengidap phobia ini.

2 Comments
  1. Alfin Firdaus says

    Mantap dah syifa

    1. Syafira Vita says

      Ko kmu ngk buat vin

Leave A Reply

Your email address will not be published.